Translate

Wednesday, May 1, 2013

Manfaat Shalat Tahajud

 SHALAT TAHAJUD

Shalat adalah rukun Islam yg kedua, adalah kewajiban kita umat muslim di seluruh jagat raya agar mematuhi perintahNya.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat (waktu). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” (HR Muslim)

Di Hadits yang lain, Rasulullah SAW bersabda:


“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun (ke langit dunia) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” (HR Bukhari dan Muslim)

Adapun waktu pelaksanaan shalat tahajud berikut ini:
Shalat tahajud harus dilaksanakan setelah tidur. Meskipun waktu pelaksanaanya ditetapkan sejak waktu isya’ hingga shubuh, waktu yang afdhol (waktu utama) untuk melaksanakannya adalah

Sangat utama : 1/3 malam pertama (Ba’da Isya – 22.00)
Lebih utama : 1/3 malam kedua (pukul 22.00 – 01.00)
Paling utama : 1/3 malam terakhir (pukul 01.00 – Subuh)

Abu Muslim bertanya kepada Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rasulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rasulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Jadi waktu yang paling afdhal sehingga keinginan atau do’a kita ijabah (dikabulkan) adalah 1/3 malam yang terakhir.

Jumlah Raka’at dalam Shalat Tahajud
Raka’at dalam shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit dilaksanakan dalam 2 (dua) raka’at. Adapun jumlah yang paling utama adalah 11 (sebelas) raka’at atau 13 (tiga belas) raka’at, dengan 2 (dua) raka’at shalat Iftitah.

Tata cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 (dua) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah SAW : “Shalat malam itu, dua-dua.” (HR Ahmad, Bukhari dan Muslim).

Menurut keterangan Said Ibnu Yazid, Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat malam 13 raka’at dengan tata cara sebagai berikut :

2 raka’at shalat Iftitah.
8 raka’at shalat Tahajud.
3 raka’at shalat witir.

Dan untuk surat yg dibaca dalam shalat tahajud ini adalah:

Pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah, membaca Surat Al-Baqarah ayat 284-286.
Pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Ali Imron 18-19 dan 26-27.

* Apabila Anda tidak hafal dengan surat yang dianjurkan di atas setelah Al-fatihah, bisa membaca surat yangg Anda hafal

No comments:

Post a Comment